Home » » Musyawarah Desa Khusus Validasi, Finalisasi, dan Penetapan Penerimaan BLT Dana Desa

Musyawarah Desa Khusus Validasi, Finalisasi, dan Penetapan Penerimaan BLT Dana Desa

Posted by Bojonegoro on Rabu, 15 April 2020


Rabu, 16 April 2020 Pukul 19.30 wib telah dilaksanakan kegiatan Musyawarah Desa Khusus Validasi, Finalisasi, dan Penetapan Penerimaan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa di Balai Desa Kauman Bojonegoro. 

Hadir dalam kegiatan musyawarah ini diantaranya Kepala Desa Kauman Bojonegoro beserta seluruh perangkatnya, Ketua BPD beserta anggotanya, Ketua RW dan Ketua RT 1 s.d. RT 12. 

Kegiatan musyawarah desa ini harus segera dilaksanakan dan sifatnya darurat meskipun situasi dan kondisi saai ini kita sedang terjadi pademi merebaknya wabah virus corona (Covid-19) yang seharusnya sesuai himbauan dari pemerintah untuk melaksanakan social distancing. Namun demikian, kegiatan musyawarah ini tetap memperhatikan aturan kesehatan (Jaga Jarak dan Pakai Masker).

Kegiatan musyawarah desa ini harus segera dilaksanakan dan harus memberikan sebuah hasil keputusan tentang validasi, finalisasi, dan penetapan penerimaan bantuan langsung tunai (BLT) dengan sumber dana desa malam ini dan hasil sudah harus dikirim ke Pemerintah Kabupaten di hari Juma't (16/04/2020).

Kegiatan musyawarah desa ini dilaksanakan adanya surat edaran Kementerian Desa, Pembanguan Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Nomor 1261/PRI.00/IV/2020 telah melakukan perubahan Peraturan Menteri Desa PDTT Nomor 11 Tahun 2019 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2020 menjadi Peraturan Menteri Desa PDTT Nomor 6 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Desa PDTT Nomor 11 Tahun 2019 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2020.

Adapun inti dari perubahan dimaksud mengatur tentang penggunaan Dana Desa untuk :
  1. Pencegahan dan penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19)
  2. Padat Karya Tunai Desa (PKTD)
  3. Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-Dana Desa).

Untuk nomor 1 dan 2 telah dijelaskan secara rinci dalam Surat Edaran Menteri Desa PDTT Nomor 8 Tahun 2020 tentang Desa Tanggap Covid-19 dan Penegasan Padat Karya Tunai Desa beserta lampiran Protokol Relawan Desa Lawan Covid-19 sebagaimana diubah dengan Surat Edaran Menteri Desa PDTT Nomor 11 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Surat Edaran Menteri Desa PDTT Nomor 8 Tahun 2020 tentang Desa Covid-19 dan Penegasan Padat Karya Tunai Desa.

Khusus untuk nomor 3 (tiga) Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-Dana Desa) yang sudah dimusyawarahkan bersama tadi malam dengan berpedoman Surat Edaran Kementerian Desa, Pembanguan Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Nomor 1261/PRI.00/IV/2020 dengan diatur sebagai berikut :
  1. Bahwa Dana Desa dapat digunakan untuk bantuan langsung tinau kepada kepala keluarga miskin di Desa;
  2. Sasaran penerima BLT-Dana Desa adalah keluarga miskin non PKH atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang kehilangan mata pencaharian, belum terdata, dan mempunyai anggota keluarga yang rentan sakit menahun/kronis.
  3. Mekanisme pendataan :
    a. Pendataan dilakukan oleh Relawan Desa lawan COVID-19 dengan formulir terlampir.
    b. Basis pendataan di RT dan RW
    c. Legalitas dokumen penetapan data KK calon penerima BLT-Dana Desa ditandatangani oleh Kepala Desa
    d. Dokumen penetapan data KK penerima BLT-Dana Desa dilaporkan dan disahkan oleh Bupati atau dapat diwakilkan ke Camat dalam waktu selambat-lambatnya 5 (lima) hari kerja per tanggal diterima.
  4. Metode dan Mekanisme Penyaluran :
    a. Metode perhitungan penetapan jumlah penerima manfaat BLT-Dana Desa mengikuti rumus sebagai berikut :
    1). Desa penerima Dana Desa kurang dari Rp. 800.000.000 mengalokasikan BLT-Dana Desa maksimal sebesar 25% dari jumlah Dana Desa.
    2). Desa penerima Dana Desa Rp. 800.000.000 sampai dengan Rp. 1.200.000.000 mengalokasikan BLT-Dana Desa maksimal 30% dari jumlah Dana Desa.
    3). Desa penerima Dana Desa lebih dari Rp. 1.200.000.000 mengalokasikan BLT-Dana Desa maksimal sebesar 35% dari jumlah Dana Desa.
    4). Khusus desa yang jumlah keluarga miskin lebih besar dari anggaran yang dialokasikan dapat menambah alokasi setelah mendapat persetujuan Pemerintah Kabupaten / Kota.       
    b. Penyaluran dilaksanakan oleh pemerintah desa dengan metode non tunai (cash less) setiap bulan.
  5. Jangka waktu dan besaran pemberian BLT-Dana Desa
    a. Masa penyaluran BLT-Dana Desa 3(tiga) bulan terhitung sejak April 2020
    b. Besaran BLT-Dana Desa per bulan Rp. 600.000 (enam ratus ribu) per keluarga.

Kegiatan musyawarah desa ini telah mencapai kesepakatan dan disepakati bersama bahwa Dana Desa Kauman Bojonegoro kurang lebih Rp. 711.000.000 sehingga masuk dalam metode perhitungan penetapan jumlah penerima manfaat BLT-Dana Desa pada poin 1.) Desa penerima Dana Desa kurang dari Rp. 800.000.000 mengalokasikan BLT-Dana Desa maksimal sebesar 25% dari jumlah Dana Desa. Sehingga jumlah penerima manfaat BLT-Dana Desa Kauman Bojonegoro dihitung sebanyak 94 orang.

Dengan mengikuti aturan sasaran penerima BLT-Dana Desa ini adalah keluarga miskin non PKH atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang kehilangan mata pencaharian, belum terdata, dan mempunyai anggota keluarga yang  sakit menahun/kronis.

Adapun kriteria keluarga miskin penerima BLT-Dana Desa ini juga sudah ada ketetuannya dalam surat edaran Kementerian Desa, Pembanguan Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Nomor 1261/PRI.00/IV/2020 (Terlampir).

Berikut Hasil Musyawarah Desa Khusus Validasi, Finalisasi, dan Penetapan Penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT- Dana) Kauman Bojonegoro hasil kesepakatan bersama tadi malam rabu, (15/4/2020) pukul 19.30 wib

Dengan mengucap Bissmillahirrohmanirrohim semoga usulan Penerima Bantuan BLT-Dana Desa Warga RT.01 Desa Kauman Bojonegoro tepat sasaran

Berikut Daftar Usulan Penerima Bantuan BLT-Dana Desa Warga RT.01 Desa Kauman Bojonegoro :
  1. Yoyon Sugiharto (menderita penyakit menahun/kronis (kanker nasofaring))
  2. Moh. Maslud (menderita penyakit menahun/kronis)
  3. Heri Sumarsono (ada anggota keluarga atas nama Yanto menderita penyakit menahun/kronis)
  4. Kasiatun (ada anggota keluarga atas nama Pasinah dan Ganis Eko menderita penyakit menahun/kronis)
  5. Tuty Setyowati (ada anggota keluarga atas nama Harianto Wibowo) menderita penyakit menahun/kronis).
  6. Sri Padmowati (ada anggota keluarga menderita penyakit menahun/kronis).
  7. Kismerry (menderita penyakit menahun/kronis)
  8. Sri Pamudji (keluarga miskin).
  9. Sutopo (keluarga miskin).

Demikian informasi Hasil Musyawarah Desa Khusus Validasi, Finalisasi, dan Penetapan Penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT- Dana) Kauman Bojonegoro

Lampiran :

SHARE :
CB Blogger

Posting Komentar

 
Copyright © 2017 Bojonegoro. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger